Apa yang ditunjukkan oleh Gambar 1 dalam daftar gambar?
Click to see answer
Model ADDIE.
Click to see question
Apa yang ditunjukkan oleh Gambar 1 dalam daftar gambar?
Model ADDIE.
Apa yang dinilai dalam Gambar 1.Hasil Penilaian Validator?
Penilaian terhadap Booklet.
Berapa jumlah penilaian dalam angket respons guru?
70 penilaian.
Apa yang ditunjukkan oleh Gambar 3?
Diagram Skor Respons Siswa Terhadap Booklet Potensi Lokal Kabupaten Tabalong.
Apa definisi operasional dari booklet?
Booklet adalah sebuah publikasi cetak yang terdiri dari beberapa halaman, biasanya lebih sedikit dari 24 halaman, yang diikat dengan stapler, lem, atau cara lain.
Apa yang menunjukkan bahwa booklet sangat praktis?
Respons guru pada angket.
Apa fungsi lembar validasi dalam pengembangan booklet?
Untuk memvalidasi produk yang dikembangkan oleh peneliti.
Apa yang dilakukan pada tahap analisis dalam pengembangan produk?
Melakukan analisis kebutuhan, identifikasi masalah, dan analisis tugas.
Apa kategori hasil penilaian ahli materi terhadap booklet?
Sangat valid, dengan persentase 90,62%, tetapi perlu beberapa perbaikan.
Untuk apa booklet umumnya digunakan?
Untuk media informasi dan edukasi, materi promosi, panduan, dan laporan.
Apa manfaat booklet dalam proses pembelajaran di kelas?
Mempermudah pelaksanaan proses pembelajaran.
Siapa yang menggunakan lembar validasi instrument responden?
Para ahli, untuk memvalidasi lembar respons siswa dan guru.
Apa model yang digunakan peneliti dalam pengembangan produk?
Model ADDIE.
Berapa persentase penilaian ahli bahasa terhadap booklet?
86,36%, termasuk dalam kategori 'sangat valid' tetapi perlu beberapa perbaikan.
Apa yang menjadi sumber belajar di kelas III menurut hasil observasi?
Buku paket dan buku pendamping.
Apa yang dimaksud dengan manugal dalam konteks masyarakat Pahuluan?
Manugal adalah tradisi menanam padi yang dilakukan secara bergotong-royong di ladang warga secara bergantian.
Apa tujuan dari produk booklet yang dikembangkan?
Meningkatkan pemahaman siswa mengenai pembelajaran matematika melalui booklet berbasis potensi lokal Kabupaten Tabalong.
Apa manfaat melestarikan potensi lokal dalam kehidupan sehari-hari?
Menjaga warisan budaya bangsa dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
Apa yang dapat ditumbuhkan oleh booklet pada peserta didik?
Rasa ingin tahu dan kepedulian untuk melestarikan potensi lokal.
Apa yang dapat diketahui dari hasil angket siswa kelas III mengenai booklet?
Booklet dapat mempermudah siswa dalam materi pembelajaran matematika.
Apa kriteria skor untuk kategori 'Sangat Baik' dalam angket respons kepraktisan produk?
Apa yang dinilai oleh siswa dan guru menggunakan lembar respons?
Kepraktisan booklet yang diteliti.
Apa jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini?
Penelitian dan pengembangan.
Sebutkan lima tahapan penelitian dalam model ADDIE!
Analisis, desain, pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Apa yang dilakukan peneliti pada tahap pengembangan produk?
Peneliti membuat buku dengan memikirkan isi booklet, warna cerah, dan foto menarik untuk siswa.
Apa hasil penilaian ahli media terhadap booklet?
90,90%, termasuk dalam kategori 'sangat valid' tetapi perlu beberapa perbaikan.
Apa masalah yang dihadapi guru saat pembelajaran?
Kesulitan dalam menyampaikan materi karena kurangnya sumber belajar.
Apa yang dilakukan setelah produk dinyatakan valid oleh ahli?
Dilakukan uji kepraktisan terbatas terhadap siswa.
Apa yang ditanggapi oleh guru dan peserta didik terhadap booklet potensi lokal?
Data hasil angket tentang kepraktisan.
Apa fungsi dari tarian balian dadas dan bawo?
Sebagai ritual memohon kesembuhan kepada roh nenek moyang.
Apa yang dimaksud dengan wawancara dalam konteks pengumpulan informasi?
Metode pengumpulan informasi langsung dari sumber data melalui informasi lisan.
Apa kesimpulan tentang booklet berbasis potensi Kabupaten Tabalong?
Booklet tersebut sangat praktis digunakan dalam pembelajaran.
Untuk kelas berapa booklet ini dibuat?
Kelas III.
Bagaimana produk penelitian ini diharapkan dapat membantu guru?
Sebagai alternatif dalam pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan memiliki pengetahuan tentang potensi lokal.
Berapa persentase kepraktisan booklet berdasarkan angket siswa?
86,86% dengan kriteria sangat valid.
Berapa skor yang menunjukkan kategori 'Kurang Baik'?
Apa saja jenis analisis data yang digunakan?
Deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.
Apa fokus penelitian ini?
Booklet berbasis potensi lokal Kabupaten Tabalong sebagai sumber belajar matematika siswa kelas III.
Apa tujuan dari penelitian dan pengembangan?
Mengembangkan produk baru atau meningkatkan produk yang sudah ada.
Apa yang dimaksud dengan analisis data tingkat kevalidan produk?
Proses untuk mengetahui tingkat kevalidan produk yang dibuat dengan menggunakan lembar validasi dari ahli.
Di mana uji kepraktisan terbatas dilakukan?
Di SDN Cakung Permata Nusa.
Siapa yang melakukan validasi produk setelah tahap pengembangan?
Ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain.
Sebutkan aspek penilaian yang terdapat dalam hasil penilaian validator terhadap booklet!
Aspek penilaian oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media.
Apa yang menjadi kekurangan pengetahuan siswa terkait?
Kurangnya pengetahuan tentang potensi lokal Kabupaten Tabalong.
Apa yang terjadi pada tahap pengembangan booklet?
Booklet sudah selesai dibuat dan disesuaikan dengan isi CP fase B.
Apa saja instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data untuk pengembangan booklet?
Observasi, wawancara, dan angket.
Mengapa wawancara dianggap sebagai teknik yang unggul?
Karena orang lebih suka berbicara daripada menulis, sehingga informasi yang diperoleh lebih akurat.
Apa kesimpulan dari respons siswa terhadap booklet yang dikembangkan?
Booklet mendapatkan respons positif dari siswa.
Berapa jumlah halaman booklet yang dikembangkan?
33 halaman.
Apa judul penelitian yang dilakukan oleh Marselina, K. A., Basori, M., & Zaman, W. I. pada tahun 2024?
Pengembangan Media Pembelajaran Booklet Berbasis QR-Code Materi Bentuk dan Fungsi Bagian Tubuh pada Manusia (Panca Indra) untuk Siswa Kelas IV SDN Dawuhan Lor.
Apa harapan bagi sekolah terkait produk booklet ini?
Menjadi referensi sebagai sumber belajar di perpustakaan untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar.
Apa yang dilakukan pada tahap evaluasi dalam pengembangan produk?
Produk yang telah dikembangkan dinilai.
Apa yang diukur dalam validitas instrumen angket respons?
Hasil penilaian dari para validator yaitu ahli materi, bahasa, dan desain.
Berapa banyak orang yang menilai booklet dapat digunakan?
17 orang.
Apa itu media pembelajaran booklet?
Cara yang efektif untuk menyampaikan informasi secara singkat kepada banyak orang.
Berapa total pertanyaan yang diberikan kepada ahli materi dalam validasi?
8 butir pertanyaan.
Apa interpretasi dari skor 80,00 ≤ x ≤ 100?
Sangat Valid, Dapat Digunakan.
Apa saja materi matematika yang dimuat dalam booklet?
Bilangan dan geometri.
Apa tujuan dari tahap analisis dalam penelitian?
Melakukan analisis kebutuhan untuk mengembangkan sebuah produk.
Bagaimana analisis deskriptif kualitatif mengolah data?
Dalam bentuk narasi atau kalimat dari wawancara dan masukan yang diberikan.
Model pengembangan apa yang digunakan dalam penelitian ini?
Model ADDIE.
Apa keterbatasan cakupan materi dalam booklet untuk siswa kelas III?
Booklet mungkin tidak mencakup semua materi matematika sesuai kurikulum, menyebabkan kesenjangan pemahaman.
Apa yang diminta kepada siswa setelah uji kepraktisan?
Mengisi angket yang berkaitan dengan produk booklet.
Siapa yang menghitung tingkat validasi produk?
Ahli materi, ahli media, dan ahli media.
Apa tujuan dari observasi dalam pengumpulan data?
Untuk menetapkan apa yang diteliti.
Apa yang dilakukan peneliti pada tahap implementasi?
Melakukan uji coba produk yang telah dikembangkan dan dinyatakan valid.
Mengapa booklet dikatakan sangat praktis?
Karena respons peserta didik menunjukkan kemudahan dalam mempelajari potensi lokal.
Siapa yang melakukan validasi ahli materi?
Bapak H. Abdul Jabar, M.Pd.
Siapa narasumber yang diwawancarai oleh peneliti dalam penelitian ini?
Suryani, S.Pd., guru kelas III di SDN Cakung Permata Nusa.
Apa yang dianalisis peneliti sebelum mengembangkan produk?
Kurikulum yang ada pada pembelajaran.
Apa persentase total tanggapan peserta didik kelas III terhadap booklet potensi lokal Kabupaten Tabalong?
86,86%.
Bagaimana hasil penelitian terhadap media pembelajaran booklet berbasis QR-Code?
Dinyatakan sangat layak, sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif.
Apa ukuran booklet yang dikembangkan?
A5.
Apa harapan bagi peneliti selanjutnya dari penelitian ini?
Menjadi landasan untuk mengembangkan produk booklet berbasis potensi lokal dan merangsang penelitian lebih lanjut.
Apa alat yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian pada tahap evaluasi?
Lembar angket dan lembar validasi.
Apa skor dan persentase validitas angket respons guru untuk aspek materi?
Skor 12 dengan persentase 85.71%, sangat valid.
Apa total skor yang diperoleh oleh 4 orang siswa yang menilai booklet 'dapat digunakan namun perlu diperbaiki'?
Mengapa booklet dianggap mudah dalam mobilitas?
Karena bentuknya yang tipis namun berisi informasi lengkap.
Apa yang disarankan untuk produk dengan skor 40,00 ≤ x ≤ 60,00?
Cukup Valid, Disarankan tidak digunakan.
Berapa jumlah pertanyaan yang diberikan kepada ahli bahasa?
11 butir pertanyaan.
Apa tujuan dari penelitian ini?
Menghasilkan booklet yang layak digunakan sebagai sumber belajar matematika siswa kelas III.
Apa yang ditemukan peneliti melalui studi pendahuluan?
Produk yang dikembangkan agar sesuai dengan kondisi di lapangan.
Sebutkan lima langkah dalam model pengembangan ADDIE.
Analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.
Mengapa kesesuaian konten booklet penting?
Kesesuaian konten dengan kemampuan siswa penting untuk mencegah frustrasi atau kebosanan.
Apa yang dilakukan peneliti setelah produk diuji cobakan?
Melakukan evaluasi penggunaan produk.
Apa tujuan dari analisis tingkat kevalidan produk?
Untuk mengetahui tingkat kevalidan produk dan menilai lembar instrumen respons siswa dan guru.
Di mana observasi pertama dilakukan?
Di lokasi berbasis potensi lokal Manugal di Kecamatan Muara Uya, Desa Muara Uya, Desa Binjai, dan Desa Kunju.
Apa skor yang didapat dari angket respons guru?
Skor sebesar 77 dengan persentase 96,25%.
Apa tujuan dari validasi ahli materi?
Untuk mengevaluasi apakah data yang diperoleh dapat dipercaya dan sesuai dengan kurikulum.
Berapa jumlah siswa yang terlibat dalam uji coba produk?
21 orang siswa dan 1 orang guru.
Apa yang menunjukkan respons positif terhadap booklet yang diuji coba?
Total persentase 86,86% dari angket peserta didik.
Apa skor respons guru terhadap kepraktisan media pembelajaran booklet?
93%.
Jenis kertas apa yang digunakan untuk booklet?
Art Paper pada bagian cover dan gsm pada bagian isi booklet.
Apa tujuan wawancara dengan guru kelas III?
Untuk mengetahui permasalahan di kelas.
Apa yang dilakukan peneliti terkait potensi lokal di Kabupaten Tabalong?
Melakukan analisis potensi lokal dan menyiapkan pertanyaan.
Apa tujuan dari melakukan uji keefektifan pada produk booklet?
Untuk mengembangkan produk booklet berbasis potensi lokal di Kabupaten Tabalong.
Berapa total skor yang diperoleh oleh 17 orang siswa yang termasuk kategori 'dapat digunakan'?
Apa tujuan dari pengumpulan kritik dan saran dari validator dan pengguna?
Sebagai acuan untuk revisi produk agar memiliki kualitas dan dapat digunakan.
Apa peran siswa dalam proses pembelajaran menggunakan booklet?
Siswa terlibat aktif dan bertanggung jawab atas materi yang dipelajari.
Apa skor dan persentase validitas angket respons siswa untuk aspek bahasa?
Skor 12 dengan persentase 100%, sangat valid.
Apa yang dilakukan terhadap booklet berdasarkan saran dan kritik validator?
Revisi sesuai dengan saran dan kritik yang diberikan.
Berapa jumlah pertanyaan yang diberikan kepada ahli desain?
11 butir pertanyaan.
Apa kategori untuk skor 0,00 ≤ x ≤ 20,00?
Sangat Kurang Valid, Terlarang untuk digunakan.
Dari aspek apa kelayakan booklet ini ditinjau?
Dari aspek kevalidan dan kepraktisan.
Apa yang digunakan guru kelas III sebagai sumber pembelajaran?
Buku paket dan buku pendamping.
Apa yang dilakukan pada tahap analisis dalam penelitian ini?
Mengidentifikasi solusi yang tepat dan menentukan kompetensi yang diharapkan.
Apa dampak dari keterbatasan interaktivitas dalam booklet?
Format booklet yang statis dapat membatasi partisipasi aktif siswa dan mengurangi keterlibatan mereka.
Mengapa evaluasi penting dalam tahap pengembangan produk?
Karena memungkinkan produk disesuaikan dengan tanggapan pengguna.
Berapa jumlah peserta yang diberikan angket setelah kegiatan uji coba?
53 peserta.
Kapan booklet dikatakan layak?
Jika minimal berada pada kriteria valid.
Apa tujuan pembuatan booklet berbasis potensi lokal Kabupaten Tabalong?
Untuk memperkenalkan potensi lokal Kabupaten Tabalong dan digunakan sebagai sumber belajar.
Apa kriteria penilaian untuk tingkat kevalidan produk dengan persentase 80,00 ≤ x ≤ 100?
Sangat Valid, dapat digunakan.
Apa tujuan dari angket respons guru?
Untuk mengetahui bagaimana respons guru kelas III SDN Cakung Permata Nusa.
Siapa yang melakukan validasi ahli bahasa?
Ibu Isna Kasmilawati, M.Pd.
Apa yang diamati dalam observasi kedua?
Permasalahan yang dihadapi guru kelas di SDN Cakung Permata Nusa.
Apa saja opsi skor yang digunakan dalam lembar validasi produk?
Sangat Baik (4), Baik (3), Kurang Baik (2), Tidak Baik (1).
Berapa skor angket respons guru terhadap booklet potensi lokal Kabupaten Tabalong?
Apa tujuan dari angket yang diberikan kepada siswa dan guru?
Untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan produk.
Apa saja tools yang digunakan untuk desain booklet?
Canva dan ibisPaint X.
Apa skor respons siswa terhadap kepraktisan media pembelajaran booklet?
92,5%.
Bagaimana booklet berbasis potensi lokal Kabupaten Tabalong membantu siswa memahami matematika?
Dengan menghubungkan potensi lokal di sekitarnya.
Apa itu angket dalam penelitian dan pengembangan media booklet?
Metode pengumpulan data yang digunakan dengan memberikan pertanyaan tertulis kepada responden.
Apa kategori kepraktisan produk booklet berdasarkan penilaian siswa?
Sangat praktis.
Berapa rata-rata skor validitas angket respons guru?
14.33.
Apa dua tahapan dalam pengumpulan data penelitian ini?
Hasil validator ahli dan hasil responden guru serta peserta didik.
Berapa persentase penilaian kevalidan dari ahli materi?
76%, termasuk dalam kategori 'valid'.
Apa tujuan dari angket validasi yang dilakukan?
Untuk menilai kevalidan produk yang dikembangkan.
Apa yang harus dilakukan jika produk memiliki skor 60,00 ≤ x ≤ 80,00?
Valid, dapat digunakan namun perlu perbaikan.
Mengapa siswa sulit memahami buku teks pelajaran?
Karena hanya berisi tulisan dan tidak banyak gambar.
Apa yang menjadi batasan masalah dalam penelitian ini?
Penelitian hanya difokuskan pada booklet berbasis potensi lokal dan muatan materi matematika dalam CP fase B.
Apa tujuan dari studi pendahuluan dalam tahap analisis?
Untuk menganalisis kebutuhan untuk mengembangkan sebuah produk.
Mengapa ketergantungan pada guru menjadi masalah dalam penggunaan booklet?
Efektivitas booklet sangat bergantung pada bimbingan guru; tanpa panduan, siswa mungkin kesulitan memahami materi.
Apa masalah utama yang dihadapi siswa terkait potensi lokal di Kabupaten Tabalong?
Siswa tidak mengetahui banyak tentang potensi lokal yang ada di Kabupaten Tabalong.
Apa yang digunakan sebagai referensi untuk merevisi produk?
Komentar dan saran dari validator dan pengguna.
Apa saja aspek yang diukur dalam angket respons peserta didik?
Terdiri dari 9 aspek pertanyaan.
Apa rumus yang digunakan untuk menganalisis data kevalidan produk?
χ i = (A / A max) x 100%
Apa saja yang termasuk dalam tahap desain booklet?
Membuat booklet dengan cover, pendahuluan, isi, penutup, lembar penilaian validator, dan lembar respons untuk guru dan siswa.
Apa yang dimaksud dengan produk yang memiliki tingkat kevalidan 60,00 ≤ x ≤ 80,00?
Valid, dapat digunakan namun perlu perbaikan.
Apa tujuan dari validasi ahli bahasa?
Untuk menganalisis penggunaan bahasa dalam booklet secara menyeluruh.
Kapan observasi langsung dilakukan setelah booklet siap?
Setelah booklet siap untuk diuji cobakan.
Apa persentase yang diperoleh dari angket respons guru?
96,25%.
Apa kriteria validitas untuk nilai 3,25 < x ≤ 4?
Sangat Valid.
Berapa butir pernyataan yang terdapat pada angket siswa?
16 butir pernyataan.
Apa rata-rata skor kepraktisan media pembelajaran booklet berdasarkan respons guru dan siswa?
93%.
Sebutkan salah satu kelebihan media pembelajaran booklet!
Dapat menarik perhatian peserta didik ketika belajar.
Apa manfaat booklet bagi siswa?
Meningkatkan motivasi, membantu pembelajaran mandiri, dan meningkatkan hasil belajar siswa.
Apa tujuan validasi yang dilakukan oleh validator ahli?
Untuk mendapatkan tingkat kevalidan media booklet yang telah dikembangkan.
Apa tujuan dari uji coba angket dan media pengembangan?
Untuk mengetahui kepraktisan booklet potensi lokal Kabupaten Tabalong sebagai sumber belajar SD.
Siapa yang menjadi responden dalam pengisian angket untuk menilai kepraktisan booklet?
Siswa dan guru.
Berapa skor angket respons guru terhadap booklet?
Aspek apa saja yang dinilai oleh ahli materi?
Keluasan materi, kelengkapan informasi, dan dukungan materi terhadap perkembangan peserta didik.
Apa hasil validasi dari ahli materi yang dilakukan oleh Bapak H. Abdul Jabar, M.Pd?
Persentase 76%, termasuk dalam kategori 'valid'.
Siapa yang melakukan validasi kevalidan booklet berbasis potensi lokal?
Validator ahli materi, ahli bahasa, ahli desain, dan instrumen angket.
Apa kesulitan yang dihadapi guru saat pembelajaran?
Kekurangan sumber belajar.
Apa tujuan dari uji coba validator dan uji kepraktisan?
Untuk menguji tingkat kevalidan dan kepraktisan sebuah produk.
Siapa siswa yang mendapatkan skor tertinggi dan berapa skornya?
BAK dengan skor 45.
Apa arti dari χ i dalam rumus kevalidan produk?
Nilai kevalidan produk.
Apa ciri khas yang ditampilkan pada cover booklet?
Gambar Tugu Obor yang merupakan ciri khas Kabupaten Tabalong.
Apa rekomendasi untuk produk dengan tingkat kevalidan 40,00 ≤ x ≤ 60,00?
Cukup Valid, disarankan tidak digunakan.
Apa produk yang akan dikembangkan oleh peneliti?
Booklet berbasis potensi lokal sebagai sumber belajar.
Siapa yang melakukan validasi ahli desain?
Ibu Rahidatul Laila Agustina, M.Pd.
Apa kriteria validitas untuk nilai 2,5 < x ≤ 3,25?
Valid.
Mengapa media pembelajaran booklet sangat layak digunakan pada siswa?
Karena terintegrasi video dan hasil penelitian menunjukkan kepraktisan yang tinggi.
Apa keuntungan bagi guru saat menggunakan booklet?
Guru dapat mengehemat energi karena penjelasannya dituangkan pada isi booklet.
Apa kesimpulan mengenai booklet rumah adat banjar sebagai sumber belajar SD?
Dapat dikatakan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran.
Apa kesimpulan dari angket respons peserta didik dan guru mengenai booklet?
Mendapatkan respons positif dan sangat praktis untuk diterapkan pada pembelajaran.
Di mana dapat ditemukan pertanyaan untuk guru dan siswa?
Lampiran 12: halaman 163-170 dan lampiran 14: halaman 173-217.
Bagaimana booklet dapat membantu masyarakat?
Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang potensi lokal.
Berapa persentase penilaian kevalidan dari ahli bahasa?
86.36%, termasuk dalam kategori 'sangat valid'.
Apa yang terjadi setelah produk dinyatakan valid oleh ahli?
Produk diuji cobakan untuk melihat respons guru dan peserta didik.
Siapa yang diberikan angket dan media pengembangan dalam uji coba?
Guru wali kelas III dan 21 orang peserta didik.
Apa hasil validasi dari ahli bahasa yang dilakukan oleh Ibu Isna Kasmilawati, M.Pd?
Persentase 86.36%, termasuk dalam kategori 'sangat valid'.
Apa yang dilakukan peneliti pada tahap analisis?
Menganalisis hasil pembelajaran yang ada sebelum mengembangkan produk.
Apa hasil penelitian mengenai media pembelajaran booklet?
Media pembelajaran booklet dinyatakan valid untuk digunakan.
Berapa persentase skor BAK?
100%.
Apa yang dimaksud dengan S max dalam rumus kevalidan?
Skor maksimal.
Apa yang dijelaskan dalam bagian isi booklet?
Tradisi Manugal dan Tarian Balian Dadas Bawo.
Apa status produk dengan tingkat kevalidan 20,00 ≤ x ≤ 40,00?
Kurang Valid, tidak bisa digunakan.
Siapa saja subjek validasi dalam penelitian ini?
Validator ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa.
Apa tujuan dari validasi ahli desain?
Agar booklet yang dikembangkan menjadi sumber belajar SD yang baik.
Apa kriteria validitas untuk nilai 1,75 < x ≤ 2,5?
Kurang Valid.
Siapa peneliti yang melakukan penelitian tentang desain media e-booklet terintegrasi video?
B. Sopanda, L., Susiaty, U. D., & Hartono, H.
Apa yang memudahkan peserta didik dalam memahami materi pelajaran?
Media booklet yang membantu memahami materi yang sulit.
Siapa yang melakukan validasi pada tahap awal?
3 validator ahli pada bidang materi, bahasa, dan desain.
Apa saja aspek yang dinilai oleh ahli bahasa?
Kebenaran tata bahasa, kemudahan pemahaman, kesederhanaan kalimat, dan kejelasan informasi.
Apa yang dapat didorong oleh booklet terkait potensi lokal?
Penerapan potensi lokal.
Apa format booklet yang diuji coba pada kelas III?
Format cetak.
Apa yang dilakukan setelah booklet divalidasi oleh para validator?
Booklet diuji cobakan ke sekolah.
Apa tujuan dari revisi produk dalam pengembangan booklet?
Untuk memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kualitas produk.
Siapa saja yang berperan sebagai validator dalam penelitian ini?
Ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media.
Sumber apa yang digunakan peneliti untuk menganalisis potensi lokal?
Materi yang diambil berdasarkan CP fase b di kelas III.
Siapa peneliti yang melakukan penelitian tentang media booklet?
Pratiwi, A., Damayanti, S., & Primastya, N. (2022).
Siswa mana yang mendapatkan skor terendah dan berapa skornya?
MH dengan skor 29.
Apa yang dimaksud dengan Σ S dalam rumus kevalidan?
Jumlah skor.
Apa manfaat dari booklet ini bagi siswa?
Dapat digunakan sebagai sumber belajar dan menambah wawasan.
Apa yang terjadi pada produk dengan tingkat kevalidan 0,00 ≤ x ≤ 20,00?
Sangat Kurang Valid, terlarang untuk digunakan.
Siapa subjek uji coba produk yang telah divalidasi?
Suryani, S.Pd. selaku guru kelas III dan siswa kelas III.
Apa kriteria validitas untuk nilai 1 < x ≤ 1,75?
Tidak Valid.
Apa kelemahan yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan booklet berbasis potensi lokal?
Terdapat beberapa kelemahan yang perlu dipertimbangkan meskipun memiliki potensi.
Apa tujuan dari angket respons guru?
Untuk mengetahui kepraktisan booklet potensi lokal Kabupaten Tabalong sebagai sumber belajar SD.